Sulut-Manadosatunews, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Utara Linda Watania kesejumlah awak media dikantor DPRD Sulut mengatakan secara tegas "saya suda kirim surat ke pelaku usaha konteiner yang memarkirkan kendaraan bahkan berhari-hari berada diseputaran Interchange Ringroad, parkiran disitu tak memiliki izin, apalagi rentan dengan bahaya kecelakaan, saya selaku kepala dinas selalu mengedepankan aturan dan lebih khusus keselamatan pengendara dan pejalan kaki" ujar kadis yang murah senyum ini.

Diketahui jajaranya telah melakukan turun lapangan yang
Dipimpin langsung oleh kepala dinas perhubungan (Dishub) Prov. Sulut, Lynda Watania dan kepala seksi pengendalian lalu lintas Dishub Sulut, Fabian Warouw. Tim Dishub langsung menindaki pelanggaran parkir yang di lakukan oleh konteiner-konteiner "kumabal" di seputaran interchange, Ring Road, Selasa (17/7).

Penindakan ini dilakukan karena keluhan masyarakat pengguna jalan yang merasa terganggu karena hampir setiap harinya badan jalan di sekitar area tersebut selalu di parkir kendaraan-kendaraan bermuatan berat dan sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.

Menurut Kadis Dishub Lynda Watania, penindakan tersebut dilakukan karena pihaknya sudah geram dengan teguran yang yang tidak di indahkan oleh perusahaan pemilik kendaraan tersebut.
"Karena tidak di indahkan, makanya saya bersama tim langsung turun lapangan dan membuat ban mobil konteiner tersebut kempes. Kurang lebih delapan kendaraan kami tindaki," Tegas Watania di dampingi Kabid Fabian.
Lanjut, Watania juga menjelaskan bahwa mereka (tim Dishub) berlaku demikian karena mengacu pada peraturan perundang-undangan khususnya UU No 2 Tahun 2009 pasal 305 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Junto (jo) pasal 162 ayat 1 dan pasal 274.

"atas dasar inilah kami menindaki kendaran-kendaraan tersebut dan selanjutnya akan ada penahanan barang bukti oleh penyidik PNS (PPNS)," Sambungnya sambil menjelaskan bahwa kedepannya juga dirinya dan tim akan mengelar operasi untuk penertiban terminal bayangan di sejumlah titik.

Ditempat terpisah melalui via ponsel, anggota DPRD Sulut Felly Runtuwene memberikan apresiasi atas tindakan dan kerja dari kepala dinas Linda Watania yang selalu merespon apa yang dikeluhkan warga "memang benar ruang milik jalan yang disediakan oleh pemerintah bukan untuk parkiran konteiner, yang saya tahu pemilik usaha konteiner memiliki parkiran khusus, jadi' jangan melanggar aturan, sekaligus adanya pemanggilan Dinas ke pihak pengusaha itu langkah yang baik" pungkas Runtuwene.
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments:

Terima kasih telah membaca berita MSN.com silahkan tinggalkan komentar Anda.

Komentar yang mengandung unsur SARA / Porno dan Dapat menyinggung perasaan orang lain akan dihapus oleh redaksi

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.