MSN,ManPresiden Joko Widodo (Jokowi) menurunkan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Final bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang beromzet di bawah Rp 4,8 miliar per tahun menjadi 0,5 persen. Aturan ini berlaku mulai 1 Juli 2018.
Direktur Peraturan Perpajakan II Ditjen Pajak Yunirwansyah mengatakan, tarif baru PPh Final UMKM 0,5 persen akan dituangkan dalam Peraturan Pemerintah (PP).
"PP tersebut (tarif pajak UMKM 0,5 persen) berlaku per 1 Juli 2018," kata dia seperti yang dilansir media ini dari Liputan6.com, Jakarta, Jumat (22/6/2018).
Jokowi meluncurkan kebijakan tarif pajak UMKM sebesar 0,5 persen. Acara tersebut digelar Ditjen Pajak di Jatim Expo, Surabaya.
Selanjutnya rencananya Jokowi juga akan mensosialisasikan aturan tarif pajak UMKM0,5 persen, besok (23/6) pukul 11.00 di Sanur Paradise Hotel, Bali.
Untuk diketahui, pemerintah memangkas pajak UMKM dari 1 persen menjadi 0,5 persen dari jumlah atau nilai peredaran bruto selama satu tahun maksimal Rp 4,8 miliar.
HIPMI Sulut Dukung

HIPMI Sulut apresiasi pemangkasan PPh Final UMKM menjadi 0,5%.

"Optimisme bahwa UMKM akan menjadi tuan rumah di negeri sendiri, juga dapat sebagai garda terdepan benteng ekonomi Indonesia," jelas Ketum BPD HIPMI Sulawesi Utara Elia Nelson Kumaat.

Disisi lain, menurut Kumaat memasuki era revolusi industri ini, UMKM diharapkan menjadi lokomotif inovasi.

"Dengan keputusan ini, jalan menuju hal itu semakin menjanjikan," tutupnya.

Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments:

Terima kasih telah membaca berita MSN.com silahkan tinggalkan komentar Anda.

Komentar yang mengandung unsur SARA / Porno dan Dapat menyinggung perasaan orang lain akan dihapus oleh redaksi

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.