Deprov-Manadosatu, Risau dengan adanya kejadiaan yang tak diinginkan warga, terkait adanya pengikisan tembok penahan pantai oleh arus laut (ombak) dan segera akan mengalami kerusakan (robonya tanggul)  sehingga akan berdampak langsung di ratusan rumah dan ribuan jiwa penduduk, akhirnya tiga (3) desa ini angkat bicara serta memohon agar, aspirasi mereka demi kelangsungan hidup  dapat terjaga, "Kami telah dikirim Tuhan, Malaikat penolong yaitu ibu Felly Runtuwene untuk mendengar dan memperjuangkan hak hidup kami sebagai Rakyat". Kata Manuel Tahupia warga desa setempat beserta warga lainya.


Abrasi atau proses pengikisan pantai oleh tenaga gelombang laut dan arus laut membuat warga Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan khususnya Desa Sapa Induk, Sapa Timur dan Sapa Barat mengeluhkan kepada Felly Runtuwene yang pada Rabu 9 Mei kemarin mengadakan Reses di daerah tersebut.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Sulawesi Utara (Sulut) yang terkenal vokal menyuarakan keluhan-keluhan masyarakat tersebut pun mengkritisi pemerintah yang terlihat lambat memperhatikan keresahan warga tersebut, padahal menurut Felly Runtuwene bahwa hal ini jika terus dibiarkan oleh pemerintah malah akan menambah anggaran yang lebih besar lagi.
"Pemerintah seharusnya memperhatikan hal ini, jika akan dibiarkan terus menerus, biaya yang akan dikeluarkan oleh pemerintah pun akan lebih besar" Tegas politisi partai Nasdem tersebut.

Lanjut Anggota dewan cantik ini "bahwa sebenarnya hal ini perlu dijaga oleh pemerintah karena ini menurutnya merupakan salah satu aset yang jika dibiarkan akan merugikan pemerintah dan masyarakat itu sendiri nantinya, bahkan tak tanggung-tanggung Runtuwene pun mendesak pemerintah untuk harus lebih proaktiv dalam melihat kondisi aset yang dimiliki tersebut.

Ditambahkan Runtuwene "nanti saya akan berkoordinasi dengan eksekutif apakah ini masuk ranah balai sungai kementerian PU atau ranah pemerintah provinsi saja, atau juga bisa ada dana dari pemerintah kabupaten, saya akan tetap berjuang bagi warga". Ungkap FER panggilan akrabnya yang saat ini mejadi calon anggota DPR-RI.

Diketahui sebelumnya bahwa masyarakat mengeluhkan hal ini karena melihat abrasi yang terjadi mulai mencemaskan warga setempat, baik mengenai jembatan yang mulai dikikis oleh abrasi maupun keselamatan warga yang tinggal di pinggir pantai, seperti yang di keluhkan oleh beberapa warga kepada anggota DPRD Sulut tersebut.
(Resa Sky)
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments:

Terima kasih telah membaca berita MSN.com silahkan tinggalkan komentar Anda.

Komentar yang mengandung unsur SARA / Porno dan Dapat menyinggung perasaan orang lain akan dihapus oleh redaksi

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.