Sulut-Manadosatu, Anggota DPRD Sulut Yongki Limen menyesali akan kejadian yang menimpa hampir keseluruhan anggota DPRD Provinsi  Sulawesi Utara, terkait dengan dana reses yang sesuai informasi mengakibatkan Tuntutan Ganti Rugi (TGR) terhadap 41 penguhuni gedung cengkih, pekan lalu.

Anggota Fraksi Partai Golkar dari komisi III DPRD Provinsi tersebut pun dengan tegas mempertanyakan hal ini. Bahkan dengan lebih tegas dirinya menyatakan bahwa dirinya secara pribadi siap untuk diperiksa lebih lanjut jika memang harus diperiksa.

"Sudah terlalu gila jika dana Reses yang menjadi temuan BPK tersebut kami pakai secara pribadi. Kalau memang harus diperiksa saya siap untuk diperiksa lebih lanjut" Tegasnya karena merasa kecewa yang menjadi hasil temuan TGR BPK tersebut tidak masuk di akal.

Sementara itu dikatakan politisi tersebut bahwa yang dirinya permasalahkan bahwa adalah terkait dengan dana sewa lokasi.

"Jika memang ini dipermasalahkan, dengan dana yang sedikit tersebut apakah kami hanya menyediakan tempat dan masyarakat hanya disuruh berdiri tanpa diberikan kursi dan barang-barang penunjang lainnya? Apa yang akan masyarakat katakan kepada kami?" Ucapnya sembari mempertanyakan mekanisme terkait TGR yang BPK berikan tersebut.

"Tak hanya kerugian Materi yang kami dapat, beban moril terhadap masyarakat pun menjadi beban kami. Di anggap kami mempermainkan dana tersebut. Padahal kami pun juga memakai tambahan dana sendiri untuk pengadaan reses di tempat-tempat yang kami tuju. Dan bahkan untuk dana reses tidak dipegang oleh kami, semua dipegang oleh staf pendamping sekertariat dewan" sesalnya.

Lanjut, Limen berharap ini tidak akan terjadi lagi dan jikapun cara kerja BPK seperti ini terus dibiarkan, dirinya mengancam bahwa akan diusulkan nanti untuk tidak akan melakukan reses lagi.

"Kalau begini ceritannya, kita tidak akan reses lagi. Toh kalaupun mau reses, biar nanti Gubernur, Wakil Gubernur yang melaksanakannya" Tegasnya sembari meluapkan kekecewaan karena terkesan Eksekutif membiarkan anggota-anggota DPRD yang merupakan rekan kerja eksekutif ini dibiarkan diperiksa.
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments:

Terima kasih telah membaca berita MSN.com silahkan tinggalkan komentar Anda.

Komentar yang mengandung unsur SARA / Porno dan Dapat menyinggung perasaan orang lain akan dihapus oleh redaksi

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.