Manado (MSN) - Sidang Dewan Pleno (SDP) II dan Rapimnas HIPMI telah usai Jumat lalu (9/3/2018). Ketua Panitia acara tersebut, Ajib Hamdani mengatakan seluruh fungsionaris HIPMI periode 2015-2018 telah bekerja keras menuaikan visi Ketua Umumnya Bahlil Lahadalia. 34 BPD (Badan Pengurus Daerah) dan 504 BPC (Badan Pengurus Cabang) menghadiri acara SDP II dan Rapimnas HIPMI tersebut.

“Visi Ketum (Bahlil Lahadalia) yang menjadikan HIPMI sebagai pencetak pengusaha nasionalis sudah semaksimal mungkin dijalankan sampai akhir periode kepengurusan ini. Rasio kewirausahaan yang semula 1,67 persen pada tahun 2013 kemudian meningkat 3,1 persen pada tahun 2016. Dan baru-baru ini terus mendorong agar RUU (Rancangan Undang-Undang) Kewirausahaan segera disahkan,” kata Ajib yang menjabat sebagai Ketua HIPMI Tax Center saat ditemui Media di Jakarta (14/3/2018).

Tidak hanya itu, HIPMI pun mendorong agar pajak final Usaha Kecil dan Menengah (UKM) diturunkan. Dan pemerintah menyanggupi menurunkan pajak final UKM itu akhir Maret ini.

“Alhamdulillah menyuarakan itu (penurunan pajak final UKM) akhirnya terkabulkan, berkat perjuangan semuanya (fungsionaris HIPMI) dan tentunya pemerintahnya yang sejalan. Hal ini telah ditegaskan oleh Bapak Presiden Joko Widodo pada sambutannya saat membuka acara kemarin (SDP II dan Rapimnas HIPMI). Mudah-mudahan hal ini akan terus meningkatkan jumlah wirausaha baru,” kata Ajib.

Selain itu, ia mengatakan dalam meningkatkan kewirausahaan, HIPMI pun menjalankan program HIPMI Goes to School. Pada acara SDP II dan Rapimnas HIPMI juga hadir 2.000 peserta yang telah mengikuti program HIPMI Goes to School.

“Persoalan kewirausahaan adalah persoalan mindset. Dan mengubah mindset itu harus dilakukan sejak dini. HIPMI melakukan pelatihan tidak hanya untuk level mahasiswa, tetapi terutama bagi siswa-siswi di tingkat SMU melalui HIPMI Goes to School,” kata Ajib.

Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments:

Terima kasih telah membaca berita MSN.com silahkan tinggalkan komentar Anda.

Komentar yang mengandung unsur SARA / Porno dan Dapat menyinggung perasaan orang lain akan dihapus oleh redaksi

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.