MANADO - Tim Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Selasa (30/1) yang terdiri dari Fabian Sarundajang (Ketua Tim), Siska Marleni, SE.,M.Si, Drs H. A. Budiono, M.Ed, Cahndra Djafar, Prof Dr Farouk Muhammad, Prof Dr John Pieris, SH.,MS, Ir H. Iskandar Muda Baharuddin Lopa, Ir H. Mohammad Sofwat Hadi, SH, Adrianus Garu, SH.,M.Si, Edison Lambe, melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara.

Kunjungan tim ke Sulawesi Utara ini, menurut Sarundajang adalah untuk menyerap, meminta masukan dan tambahan usulan dari stakeholder terkait menyangkut dengan formulasi Rancangan Undang-Undang Pengurusan Piutang Negara dan Daerah.

''Tim Komite IV DPD RI memilih Sulawesi Utara salah satunya sebagai daerah Kunker karena ada alasannya. Kita bermaksudnya meminta pendapat publik, masukan dan bila perlu koreksi khususnya para pemangku kepentingan di daerah ini terhadap Draf Inventarisasi Masalah (DIM) tentang Pengurusan Piutang Negara dan Daerah,'' kata Sarundajang, anak mantan Gubenur Sulawesi Utara dua periode ini.

Lanjut Fabian mengatakan kunjungan ke kantor Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) wilayah Sulawesi Utara (Sulut), Sulawesi Tengah (Tengah), Gorontalo dan Maluku Utara (Malut) yang beralamat di Gedung Keuangan Negara Lantai IV, Jalan Bethesda Nomor 6-8, Sario Kotabaru, Sario, Kota Manado, Sulawesi Utara ini diharapkan membawa manfaat bagi publik umumnya.

Terpantau yang hadir diantaranya Kepala Wilayah DJKN Sulut Tengah Gorontalo dan Malut, Ferdinan Lengkong, serta Kepala Badan Keuangan Sulut, Praseno Hadi. Komite IV DPD RI juga didampingi Tim Ahli Komite IV M Fadlillah Fauzukhaq, Sekretariat Komite IV Samekto Ambinonuso, SH, dan yang lainnya, staf anggota DPD RI Toar C Komaling, SH.



fitria.onu
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments:

Terima kasih telah membaca berita MSN.com silahkan tinggalkan komentar Anda.

Komentar yang mengandung unsur SARA / Porno dan Dapat menyinggung perasaan orang lain akan dihapus oleh redaksi

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.