Deprov-MSN, Komisi Empat (4) DPRD Provinsi Sulawesi Utara yang dikomandani oleh
 James Karinda SH. MHMelakukan Kunjungan kerja (Kunker) di kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara terkait adanya informasi dan usulan yang diusulkan dari sebagian Masyarakat terkait Pendidikan dan kesehatan.

Dalam kegiatan Kunker tersebut komisi empat melalui ketua komisi James Karinda mendesak pemerintah untuk segera memperhatikan bangunan fisik dari setiap SMA dan SMK di Minahasa.
Pasalnya, dari hasil turun lapangan Komisi 4 DPRD Sulut, bersama dari Diknas Pendidikan Sulut di SMK Negeri I Tondano, SMK Negeri I Remboken dan SMA Negeri I Langowan, Jumat (19/1/2017), ditemukan beberapa infrastruktur sekolah sudah tidak menunjang, seperti meja berlubang, kekurangan bangunan kelas, jumlah wc dan komputer.
Padahal tiga sekolah tersebut yang merupakan terbesar di Minahasa dan selama ini tidak memungut biaya komite kepada siswa.
“Atap sekolah banyak yang rusak, pengadaan komputer, meja kursi mesti dipentingkan karena selama ini dana pembangunan kurang dan agar pada APBD perubahan bisa diatur karena dana BOS itu dari pusat bukan dari Sulut jelas berbeda,” kata James Karinda.
Lanjut James Karinda, tunjangan Tenaga Harian Lepas (THL) yang mengajar juga mesti diprioritaskan mengingat merekalah para “Umar Bakri” zaman sekarang.
“Bahkan pembangunan untuk pendidikan perlu segera ditata oleh pemerintah dan catat THL disini siapa saja yang sudah mengajar lewat dari dua tahun, apalagi empat tahun,” terang James Karinda.
Sementara itu Kabid pendidikan SMA/SMK Sulut Arthur Tumipa, mengakui bahwa sekolah tanpa tunjangan infrastruktur takkan maju.
“Masih sangat perlu diperhatikan, jadi harapan kedepannya APBD perubahan mesti ada penganggaran termasuk komputer karena penting untuk UNBK nanti,” jelas Arthur Tumipa.
Ditempat terpisah komisi 4 ini melakukan kunker ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Noongan, guna melihat kondisi pelayanan dan Infrastrukturnya

Karinda, dan sekretaris komisi Fanny Legoh serta anggota komisi lainya, melihat keadaan dan situasi RSUD Noongan dengan lahan begitu baik mengatakan bahwa RS Noongan masih memerlukan penambahan gedung baru.
“Kiranya lewat terobosan Gubernur Olly Dondokambey di tahun 2018 dengan anggaran pinjaman dari SMI masih bisa dapat bantuan yang sama dengan prioritas Rumah Sakit Noongan,” kata James Karinda.
Lanjut James Karinda, jika RSUD Noongan dapat diperhatikan pemerintah secara baik, pasti konsentrasi pasien tidak bakal ke Manado. Mengingat RSUD Noongan bisa menampung pasien dari Minahasa, Boltim dan Mitra dengan memiliki berbagai kelebihan.
“Alat yang baru, semua dokter telah ada dengan tenaga ahli, tinggal kita minta pada pemerintah untuk tambah dokter THT, anastesi agar lengkap. Selanjutnya masyarakat disini hemat biaya karena RSUD hanya dekat kampung berbeda kalau di Manado,” terang James Karinda.
Sementara itu Dirut RSUD Noongan,Dr. Enrico Rawung menjelaskan RSUD Noongan telah memiliki 4 gedung baru yang merupakan program dari Presiden Jokowi T4B merupakan bagian proyek strategis nasional.
“Dasar itulah sehingga RSUD Noongan menyurati kejaksaan untuk melakukan pendampingan dan disetujui. Total anggaran DAK 33 Miliar kemudian untuk pembangunan empat bangunan tersebut sekitar 10 Miliar, yaitu IGD, Instalasi Farmasi, Intalasi Gizi dan Instalasi CSSD,” terang Enrico Rawung.
Lanjut Enrico Rawung, semenjak menjadi Direktur Utama pada Januari 2017 dirinya berkomitmen untuk memajukan RSUD Noongan dengan beberapa program, diantaranya, percepatan perolehan sertifikasi akreditasi versi SNARS tahun 2018 paripurna (15 Pokja).
“Rumah sakit pusat rujukan regional, pendidikan, kelas B, menuju Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Hospital Tourism. Program unggulan diantaranya, geriatri, pusat respirasi dan saluran nafas serta onkologi,” terang Enrico Rawung.
(Resa Sky)
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments:

Terima kasih telah membaca berita MSN.com silahkan tinggalkan komentar Anda.

Komentar yang mengandung unsur SARA / Porno dan Dapat menyinggung perasaan orang lain akan dihapus oleh redaksi

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.