Manado (MSN) -  Terkait dengan belum adanya sanksi yang diberikan kepada Edwin Lontoh, anggota DPRD Sulut yang terjaring kasus Narkotika beberapa waktu lalu.

Partai Demokrat dinilai tidak tegas dalam memberikan pembinaan bagi kadernya. Hal itu diungkapkan oleh Direktur Sulut Political Institute, Efan Runtukahu, ketika diwawancarai via pesan WhatsApp, Minggu (21/01).

Menurut Alumni Fispol Unsrat ini, seorang wakil rakyat dapat dikatakan penting bahkan ditokohkan dikalangan masyarakat dan otomatis segala perilaku keseharian akan menjadi perhatian, dan oleh kalangan tertentu dianggap teladan yang patut dicontoh. Secara resmi dalam rapat-rapat atau sidang-sidang di DPRD disebutkan dengan kalimat baku, Wakil Rakyat atau Anggota Dewan Yang Terhormat.

"Oleh karenanya setiap Wakil Rakyat harus sadar akan ekpektasi terkait hal itu dan berhati-hati dalam melangka," ujarnya.

Lebih jauh, Efan menilai Partai Politik yang menjadi pengusung, wajib membina dan menjaga kadernya agar tidak terperosok dalam masalah-masalah yang dianggap aib besar oleh masyarakat seperti Narkoba dan Korupsi.

"Jika ada kader unggulannya terperosok dan sang kader memiliki posisi penting sebagai penyelenggara Negara maka Parpol harus bertanggung jawab serta harus mengambil langkah tegas dengan menarik oknum kader dari posisinya, ini sebagai bagian tindakan pembinanaan dan menjaga nama baik Parpol, apalagi ini bukan kali pertama kadernya terlibat Narkoba, " tegasnya.

Sebelumnya, Ketua DPD Partai Demokrat GS Vicky Lumentut sempat mengisyaratkan bakal mensanksi Edwin Lontoh, tetapi masih menunggu keputusan DPP Partai Demokrat.

Akan tetapi sampai saat ini, belum ada sanksi maupun langkah pembinaan yang dikeluarkan partai yang identik dengan warna biru tersebut. (***)
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments:

Terima kasih telah membaca berita MSN.com silahkan tinggalkan komentar Anda.

Komentar yang mengandung unsur SARA / Porno dan Dapat menyinggung perasaan orang lain akan dihapus oleh redaksi

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.