Manado (MSN) - Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) September 2017 turun dibanding bulan sebelumnya. Bahkan penurunan terjadi hampir di seluruh pintu masuk, baik 19 pintu masuk utama maupun di luar pintu utama.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah kunjungan wisman September turun 1,21 juta, turun 13,76% dibanding Agustus. Meski jumlah itu naik 20,47% year on year (YoY).

Beberapa pintu masuk dengan jumlah kunjungan wisman terbanyak mengalami penurunan, yakni Bandara Ngurah Rai sebesar 8,71%, Bandara Soekarno Hatta 21,87%, dan Bandara Internasional Batam sebesar 1,24% dibanding bulan sebelumnya.

Sementara kunjungan wisman yang melalui pintu utama yang jumlahnya naik, yaitu yang melalui Entikong sebesar 40,98%, Sepinggan 7,88%, dan Tanjung Balai Karimun sebesar 7,38% dibanding bulan sebelumnya. Namun jumlah kunjungan wisman yang melalui pintu-pintu ini masih kecil.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan bahwa penurunan jumlah kunjungan wisman tersebut karena pengaruh musiman. Menurutnya, pariwisata akan mencapai musim puncak di Juli dan Agustus.

"Pariwisata peak season-nya sudah habis. Biasanya peak-nya di Juli dan Agustus sehingga September jumlah wisman yang berkunjung 1,21 juta," kata Suhariyanto saat konferensi pers di kantornya, Rabu (1/11).

Jumlah kunjungan wisman selama September 2017 tetap didominasi oleh kunjungan yang melalui 19 pintu utama sebesar 1,06 juta kunjungan. Sementara yang kunjungan wisman di luar 19 pintu utama sebesar 150.008 kunjungan.

"Kunjungan wisman yang mayoritas adalah wisman reguler sebesar 1,04 juta," tambahnya.
Secara kumulatif, jumlah kunjungan wisman Januari hingga September 2017 tercatat sebesar 10,46 juta atau naik 25,05%. Wisman yang melalui 19 pintu masuk utama sebesar 9,04 juta atau naik 16,31% YoY dan yang di luar pintu utama sebesar 590.091 kunjungan atau naik 140,25% YoY.

Berdasarkan asal negaranya, kunjungan wisman ke Indonesia selama September juga tidak berubah. Paling banyak adalah wisman asal China sebesar 15,04%. Disusul Singapura 10,13%, Australia 9,77%, Malaysia 8,8%, dan Jepang 4,64%.

Kontan |BPS|Jendri Frans Mamahit
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments:

Terima kasih telah membaca berita MSN.com silahkan tinggalkan komentar Anda.

Komentar yang mengandung unsur SARA / Porno dan Dapat menyinggung perasaan orang lain akan dihapus oleh redaksi

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.