Jakarta (MSN) - Menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 mendatang, Bank Indonesia mengimbau kepada seluruh masyarakat untu mewaspadai kemunculan uang palsu, dan lebih menerapkan pola diterawang, dilihat dan diraba (3D) dalam pendeteksian awal.


"Kita sudah melakukan sosialisasi 3D, agar bisa membedakan uang palsu yang bisa saja muncul pada Pilkada nanti,"terang Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia Suhaedi sebagaimana dilansir Antara, Selasa (21/11).

Ia juga mengatakan, momen Pilkada mendatang dikhawatirkan akan bermunculan politik uang serta bermunculan penyeberan uang uang palsu. 

Untuk mencegah terjadinya penyebaran uang palsu di tengah masyarakat, Bank Indonesia telah bekerja sama dengan pihak kepolisian tidak hanya di ibukota negara tetapi juga di setiap daerah di Indonesia.


IDN Times | Jendri Frans Mamahit

Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments:

Terima kasih telah membaca berita MSN.com silahkan tinggalkan komentar Anda.

Komentar yang mengandung unsur SARA / Porno dan Dapat menyinggung perasaan orang lain akan dihapus oleh redaksi

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.