Godfried Timpua,Ketua Fraksi Ampera DPRD Talaud sekaligus Ketua PAN Kabupaten Talaud
MSN - Anggota DPRD kabupaten Kepulauan Talaud yang juga ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN)Talaud Godfried Timpua mengunjungi masyarakat di desa daran,kecamatan pulutan dalam rangka reses,sabtu(4/03) pekan lalu

Dalam kunjungannya,timpua
menerima beberapa aspirasi masyarakat diantaranya kerinduan masyarakat akan terbangunnya akses dari desa Daran menuju Beo yang merupakan pusat perdaganngan.

 menurut warga jalan tersebut sudah lama di rintis oleh masyarakat yang sejak dulu di gunakan sebagai akses cepat menuju Beo baik untuk urusan sekolah maupun urusan belanja.

"Jalan itu sudah sejak lama di rintis dan oleh warga di gunakan untuk akses sekolah maupun belanja menuju Beo karena kalau melalui jalan tersebut, terasa lebih cepat untuk sampai ke Beo," jelas timpua

Selain itu, lanjut timpua, dalam hal pendidikan masyarakat juga mengharapkan kiranya pemda memberikan beasiswa bagi anak sekolah itu bisa secara proporsional atau mampu melakukan verifikasi secara benar agar adanya pemerataan dalam menerima beasiswa karena selama ini melalui dinas teknis, beasiswa tersebut terkesan belum merata.

"Pemberian beasiswa belum merata, jadi di minta pemda dalam hal ini dinas diknas untuk lebih selektif dalam memberikan beasiswa agar merata," tambah timpua

Juga, selaku wakil rakyat, timpua juga sudah menyarankan kepada pihak pemerintah desa (pemdes-red) agar bisa memfasilitasi operasional sekolah dengan dandes karena sekolah juga merupakan tanggungjawab pemerintah desa. Serta, Timpua menyarankan kepada Pemerintah Daerah melalui Dinas Diknas agar kedepan dalam menetukan pihak ketiga sebagai pelaksana pembangunan di sekolah - sekolah untuk lebih intens mengawasi kinerja pihak ketiga karena terbukti di beberapa sekolah dasar di desa daran, sarana prasarana seperti meja dan kursi yang di adakan terbuat dari bahan yang tidak baik dan hasilnya para siswa setempat sudah tidak efektif lagi melakukan kegiatan belajar mengajar karena meja maupun kursi sudah berlubang.

"Diharapkan bagi pemda melalui dinas diknas agar selektif dalam menentukan pihak ketiga sebagai pelaksana pembangunan di sekolah - sekolah karena kedapatan bahan yang du gunakan untuk meja dan kursi tidak baik hasilnya meja dan kursi di sekolah sudah rusak atau penuh lubang dan hal itu sangat tidak baik bagi kegiatan belajar mengajar di sekolah," tutup timpua

Marwan pakaya
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments:

Terima kasih telah membaca berita MSN.com silahkan tinggalkan komentar Anda.

Komentar yang mengandung unsur SARA / Porno dan Dapat menyinggung perasaan orang lain akan dihapus oleh redaksi

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.