Cuplikan konfrensi pers Antasari Azhar.
PERNYATAAN
mantan terdakwa pembunuhan Direktur  PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnain,Antasari Azhar bahwa Ketum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo menjadi suruhan mantan Presiden SBY memancing tanggapan berbagai pihak termasuk dari Pengurus Besar Persatuan Muslimin Indonesia (PB PERMINDO).

Jendri Frans Mamahit dari PB PERMINDO menduga ada titipan dalam pernyataan Antasari tersebut. "Pernyataan Pak Antasari itu sangat terlihat jelas ada titipan, terlihat sejak grasi diberikan pemerintah kepada dirinya,kemudian dia hadir pada debat Pilgub yang lalu dan sekarang tiba-tiba buat pernyataan seperti itu," jelas Jendri Frans Mamahit dari PB PERMINDO.

Mamahit juga mengingatkan bahwa proses persidangan kasus Antasari sudah selesai dan dirinya juga telah menjalani hukuman badan sehingga tidak ada yang ditutup-tutupi. "Rekayasanya untuk apa? Kalau tuduhannya bahwa Pak HT diminta Pak SBY untuk meminta agar Pak Aulia Pohan tidak ditetapkan sebagai tersangka maka hal tersebut sangat tidak masuk akal karena semua orang tahu Pak Aulia Pohan ditetapkan tersangka dan sudah menjalani hukuman," tegasnya.

Sebelumnya Antasari membongkar cerita yang sebelumnya tak pernah dibeberkan. Satu nama mantan petinggi di negeri ini disebut.

"Sejak kecil saya diajari kejujuran oleh orangtua saya. Untuk itulah saya minta kepada Susilo Bambang Yudhoyono jujur. Beliau tahu perkara ini," kata Antasari, Selasa (14/2).

"Kalau beliau jujur dia harus cerita apa yang beliau alami dan apa yang beliau perbuat. Beliau perintahkan siapa," tambahnya.

Menurut Antasari, SBY terbuka ke publik menceritakan siapa-siapa saja orang yang diperintah untuk melakukan sesuatu. "Beliau (SBY) cerita. Saya mohon kepada beliau dan apa yang beliau perintahkan, kepada siapa, siapa melakukan apa, nah siapa perintahkan siapa ini. Saya minta SBY jujur terbuka," ungkapnya. 

Marwan Pakaya
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments:

Terima kasih telah membaca berita MSN.com silahkan tinggalkan komentar Anda.

Komentar yang mengandung unsur SARA / Porno dan Dapat menyinggung perasaan orang lain akan dihapus oleh redaksi

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.