Situasi Saat Terjadi Banjir Bandang Di Kelurahan Tumatangtang.
TOMOHON -- Hujan yang mengguyur Kota Tomohon selama sekitar 3 jam, mengakibatkan banjir di beberbagai tempat di Kota Tomohon termasuk empat Kelurahan di Kecamatan Tomohon Selatan terkena musibah banjir, minggu (19/2/).

Data sementara yang di peroleh, banjir menggenangi kelurahan Walian, Walian I, Walian II, Tumatantang, dan Ulindano.

Djois Mengko (48) kepala likngkungan VI Kelurahan Tumatangtang merupakan salah satu korban mengaku tak bisa berbuat banyak ketika air tiba-tiba sudah mengepung pemukiman. Kebetulan rumahnya berada di pinggiran sungai Sapa' dua. "Saya tidak menduga Air akan naik setinggi ini, biasanya walaupun hujan deras air tidak akan naik dan masuk ke dalam rumah. Ini kejadian pertama yang kami alami di Tumatangtang," ungkap Mengko.

Ketika air naik dan begitu cepat masuk ke dalam rumah hingga ketinggian air mencapai sekitar 1,5 mtr, lanjut dia, saya, istri dan anak-anak langsung keluar dari rumah tanpa berpikir menyelamatkan barang-barang, "alat-alat dapur, elektronik hanyut. Bahkan sebagian bangunan ikut terseret," jelasnya.

Kami berharap, ungkapnya, pemkot Tomohon boleh memperhatikan dan mencari solusi, supaya banjir yang kami alami ini tidak akan terulang lagi, tandas Mengko.

Jimmy Eman Memantau Lokasi Korban Banjir.
Wali Kota Jimmy F Eman SE Ak dan Wakil Wali Kota Syerly Sompotan turun langsung meninjau lokasi banjir. Mereka mengunjungi rumah-rumah warga yang terkena bencana.

Diperkirakan air yang tumpah dari ketinggian Bukit Wawo mengucur ke daerah lebih rendah di bawahnya. Kendati Pemkot sudah membangun Cek Dam yang mampu menampung 15,000 meter kubik air ternyata tak cukup. Air terlampau banyak.

Eman saat di konfirmasi mengenai musibah tersebut mengatakan, “Air sudah melembihi ambang batas ketinggian yakni 1 meter setengah,” tandasnya.

Ditambahkan, saat ini pemerintah terus merampungkan data para korban banjir. Ia memastikan ada bantuan kebutuhan hidup pokok. "Untuk mengantisipasi permasalahan yang sama, ke depan Pemkot akan membangun lagi Cek Dam dan harus sesuai dengan kajian," tukasnya.***(terry)

Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments:

Terima kasih telah membaca berita MSN.com silahkan tinggalkan komentar Anda.

Komentar yang mengandung unsur SARA / Porno dan Dapat menyinggung perasaan orang lain akan dihapus oleh redaksi

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.