Pulau Sara'a
MSN Melonguane - Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud terus berupaya memacu percepatan pembangunan,salah satunya dunia kepariwisataan.Sebagai daerah yang luas wilayahnya didominasi laut,maka wisata bahari merupakan salah satu destinasi yang perlu digarap dan kembangkan.

Hal ini ungkapkan,Kepala Satuan Kerja Pengawasan Sumber Daya Kelautan Perikanan(Satker PSDKP) Melonguane Pitron Maalua yang merupakan perpanjangan tangan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia(KKP RI) yang dibantukan di Kabupaten Kepulauan Talaud,beranda depan NKRI berbatasan dengan Filipina.

Menurut Kasatker PSDKP,selain menjual eksotisme alam seperti pantai berpasir putih dan keindahan lainnya.Upaya lain yang harus dilakukan adalah rehabilitasi coral atau karang lewat transplantasi,mengingat banyak karang di perairan pulau sara'a yang telah rusak.

" Selain daratan pulau,potensi didalam perairan laut disekitar tempat tersebut,perlu direhabilitasi,ketika transplantasi berhasil,tentunya akan menambah nilai jual bagi wisatawan yang berkunjung terlebih yang hobi diving atau menyelam.Selain itu,pencangkokan karang merupakan bentuk pelestarian lingkungan atau ekosistem,karang yang baik akan menjadi sarang ikan,dan ini menjadi daya tarik,"Ungkap Kasatker PSDKP kepada RRI di ruang kerjanya.

Selain itu,hewan endemik yang ada di Kepulauan Talaud,seperti Burung Maleo dan Ketam Kenari dapat dipelihara , dibudidayakan seterusnya di bawa dan di lepaskan di Pulau Sara'a,agar pelancong atau pengunjung baik domestik maupun Mancanegarayang datang dapat melihat langsung hewan asli porodisa ini.

"Ditambah trasnplantasi karang, Ini juga bisa menjadi wisata edukasi atau ilmiah,jadi wisatawan dapat menikmati sensasi ganda saat ke Talaud.Perlu ada juga orang yang ditugaskan untuk menjaga pulau tersebut agar terawat dan terhindar dari tangan-tangan jahil,"Kata Maalua.

Untuk itu,diperlukan sinergitas semua pihak,baik pemerintah daerah,instansi lintas sektoral,masyarakat serta unsur lainnya dalam mengembangkan sektor kepariwisataan tanpa mengesampingkan perlindungan satwa endemik dan pelestarian lingkungan hidup


Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments:

Terima kasih telah membaca berita MSN.com silahkan tinggalkan komentar Anda.

Komentar yang mengandung unsur SARA / Porno dan Dapat menyinggung perasaan orang lain akan dihapus oleh redaksi

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.