MSN Melonguane. Maraknya tindak kekerasan dalam rumah tangga  di Kabupaten Kepulauan Talaud yang pelakunya didominasi Pegawai Negeri Sipil(PNS) mengundang keprihatinan dan sorotan dari wakil rakyat atau DPRD.

Anggota komisi I DPRD Kabupaten Kepulauan Talaud yang membidangi  atau ruang lingkup tugas terkait dengan pemerintahan,hukum,politik dan hak asasi manusia(HAM),perundang-undangan,sosial,pers,kepegawaian dan aparatur pemerintah,kependudukan serta ketertiban, Godfried Timpua mengatakan,berdasarkan informasi yang beredar di sejumlah media maupun laporan masyarakat,penyebab KDRT kebanyakan adalah kecemburuan dan mabuk minuman keras,oleh karena itu perlu adanya rasa saling percaya dan pengertian serta komunikasi yang baik dan intens dari suami -istri.

" KDRT ini banyak penyebabnya,tentunya ketika telah dipersatukan dalam ikatan suci atau kudus dalam sebuah mahligai pernikahan dan menjadi sepasang suami-istri,haruslah saling mengitropeksi diri,ketika terjadi sebuah konflik dalam rumah tangga,bagi suami yang gemar mengkonsumsi miras atau mabuk-mabukan sebaiknya berhenti,karena mabuk kebanyakan memicu pertikaian,tidak hanya di rumah tangga tetapi dalam bermasyarakat,"Ujar Timpua di sela sela rehat siang bersama rekan rekan media.

Timpua Menambahkan dalam hal ini saling percaya merupakan hal terbaik bagi setiap pasangan suami-istri.Jangan merendahkan martabat istri atau suami dengan kecemburuan yang tidak mendasar.

Terkait kecemburuan yang menjadi penyebab terbesar kekerasan dalam rumah tangga, menurutnya perlu adanya kesadaran kedua pihak tentang status keduanya yang baik oleh pemerintah maupun agama telah menjadi satu dalam ikatan suci, sehingga keduanya saling menjaga dan memeliharanya dengan sungguh-sungguh yang didasari cinta kasih yang suci pula, sehingga keduanya terhindar dari prasangka-prasangka buruk tentang pasangannya.

Marwan Pakaya
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments:

Terima kasih telah membaca berita MSN.com silahkan tinggalkan komentar Anda.

Komentar yang mengandung unsur SARA / Porno dan Dapat menyinggung perasaan orang lain akan dihapus oleh redaksi

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.