CUACA ekstrim yang melanda Kepulauan Talaud,lebih khusus pulau Miangas yang masih di terpa Angin kencang dan gelombang laut besar mengundang perhatian dan keprihatinan dari berbagai pihak.
 
Perhatian yang paling besar datang dari para awak media yang bertugas di kepulauan talaud yang sejak dari kemarin,Rabu(25/01/2017) mengupdate terus keadaan di Kep Talaud.khususnya Pulau Miangas.

Deny Dalihade,wartawan senior swarakita mengatakan ikut khawatir dengan keadaan masyarakat miangas yang saat ini terisolir.

Kita doakan saja semoga cuaca buruk yang melanda Talaud akan berakhir",ucap Dalihade.

Hal yang sama juga di suarakan Ketua DPD JPKP Talaud Suyanto Matoneng , kami juga khawatir,apabila cuaca extrim ini masih akan menerpa miangas beberapa hari kedepan

imbas dari cuaca ekstrim ini pastinya bahan pangan menipis apabila kapal perintis yang memuat kebutuhan dasar masyarakat tidak sandar di pelabuhan miangas,'ujar Matoneng

Matoneng menghimbau kepada masyarakat Talaud,lebih khusus masyarakat miangas diharapkan  lebih waspada terhadap angin kencang dan gelombang laut besar dan untuk sementara tidak turun melaut atau berlayar.

Sampai berita ini di turunkan,beberapa awak media masih menunggu informasi resmi dari camat miangas Stevenheiner E Maarisit.diantaranya RRI,swarakita,aspirasi rakyat,media sulut,detikawanua,kawanuapost,indopost,dan Radar.

Jendri Frans Mamahit | Marwan Pakaya
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments:

Terima kasih telah membaca berita MSN.com silahkan tinggalkan komentar Anda.

Komentar yang mengandung unsur SARA / Porno dan Dapat menyinggung perasaan orang lain akan dihapus oleh redaksi

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.