Wilmar Marpaung (kiri), Toar Pangkey (kanan)

Tomohon MSN- Terkait perlakuan anarkis yang dilakukan oknum-oknum kepolisian Polresta Manado terhadap anggota Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado, akhirnya di tanggapi Pemuda Gereja Masehi Injili Minahasa (GMIM).

Pnt Toar Pangkey, ST,MT selaku ketua Pemuda GMIM saat di konfirmasi mengatakan, "Pemuda GMIM pernah melaksanakan aksi yang sama, bahkan masa pada saat itu kurang lebih 1000 orang, dan jauh lebih banyak dari aksi damai GMKI yang hanya berkisaran 50 orang", tapi pengamanan demo tidak Anarkis seperti yang di alami teman-teman GMKI, tutur Pangkey.

Ditambahkannya, waktu kami melaksanakan aksi yang lalu, kami hanya memberikan surat pemberitahuan kepada pihak Kepolisian, sama seperti yang diberikan GMKI kepada Kepolisian, Jadi Kapolda tak perlu menyentil soal Surat Ijin Demo "Apa bedanya?" tegas Pangkey.

Untuk itu, kami sebagai Pemuda GMIM mendesak Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) untuk serius menindaki oknum-oknum Polisi yang melakukan tindakan anarkis kepada teman-teman yang melaksanakan aksi damai di kantor DPRD, pungkas Toar. ***(Terry)
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments:

Terima kasih telah membaca berita MSN.com silahkan tinggalkan komentar Anda.

Komentar yang mengandung unsur SARA / Porno dan Dapat menyinggung perasaan orang lain akan dihapus oleh redaksi

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.