Manado (MSN) -  Tim Gempita (Gerakan Masyarakat Pintar dan Taat Aturan) di Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, dinilai menyalahi tugas pokok masing-masing (tupoksi) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado, yang mempunyai fungsi pengawasan.

Penilaian ini datang dari Anggota legislatif (Aleg) Manado, Robert Tambuwun. Menurut Aleg yang biasa disapa dengan sebutan Obe ini, sikap Tim Gempita terlalu berlebihan dalam pengawasannya. Untuk itu, kata Obe, Tim Gempita tak perlu "berkuasa" penuh. Sehingga, kewenangannya sesuai dengan tupoksi awal pembentukannya.

"Saya berharap, masyarakat dan juga insan pers mengawasi kinerja Tim ini. Jika ada gerakan tambahan dari mereka dan tidak sesuai dengan tupoksi awal pembentukannya, nanti kita sama-sama laporkan ke pihak Eksekutif, dalam hal ini pak Walikota Manado," kata Obe.

Ditambahkan Obe, Tim ini juga harus memperjelas tupoksinya. Karena, jangan sampai bertabrakan dengan tupoksinya Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP).

"Kejadian semacam ini akan kami (Dewan) awasi, sehingga tak terjadi lebih jauh. Mereka (Tim Gempita) yang ditugaskan itu pun jangan membawa tupoksi yang tumpang tindih," tambah Obe yang duduk di Komisi A.



Baca Juga : Tujuan Mulia Satgas GEMPITA Pemkot Manado

Tak hanya Gerindra, PDIP Kota Manado yang  juga angkat bicara. Wakil Ketua DPRD Kota Manado dr. Richard Sualang yang juga ketua DPC PDIP Manado menegaskan jangan sampai tugas dan wewenang tim yang dibentuk oleh Walikota GS Vicky Lumentut tersebut menyalahi tupoksi SKPD yang berkompeten mengawasi kinerja ASN.

“Dari tugas dan tujuannya sebenarnya sah-sah saja, namun jangan sampai tumpang tindih dengan SKPD yang memiliki tanggung jawab untuk mengawasi kinerja ASN,” jelas Sualang kepada Manadosatunews.com

Sekedar untuk diketahui, Tim Gempita sempat melakukan pemeriksaan foto Walikota dan Wakil Walikota Manado (GSVL-Mor) di Kelurahan Kleak, Kecamatan Malalayang, pada tanggal 17 Mei 2016.

Dari informasi yang dikutip oleh Detikawanua.com ini, Tim Gempita memaksa salah satu pegawai yang bertugas di Kantor Kelurahan tersebut, agar membuka pintu Kantor yang sedang terkunci rapat. Namun, karena tidak ditanggapi oleh pegawai, Tim ini sempat berfikir untuk mendobrak Kantor yang Lurahnya sedang tidak di tempat.

Jendri Frans Mamahit
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments:

Terima kasih telah membaca berita MSN.com silahkan tinggalkan komentar Anda.

Komentar yang mengandung unsur SARA / Porno dan Dapat menyinggung perasaan orang lain akan dihapus oleh redaksi

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.