News Update :
Hot News »
Bagikan kepada teman!

.

Hotline redaksi : 089658861435

.

.

Puluhan Aparat Gabungan Adakan Razia Sajam

Penulis : manadosatu redaksi on Rabu, 04 Maret 2015 | 10.20

Rabu, 04 Maret 2015

Aparat Gabungan mendapat Arahan (foto: Manadosatunews.com)
Manado (MSN) - Pada 03 Maret 2015 pkl 20:30 wita, di Makoramil 1309-01 STB telah dilaksanakan kegiatan Razia Senjata Tajam yg dilaksanakan oleh klb 60 personil gabungan yg terdiri dari:
-Kodim 1309/Manado
-Polresta Manado
-Yonif 712 Raider.
- Staf Intel Yonif 712 Raider.
-Unit Inteldim 1309/Manado
-Intel Polresta Manado
-Koramil 1309-01 STB
-Polsek Singkil
-Polsek Tuminting

Giat tersebut meliputi sasaran kelompok anak muda maupun warga di Kel.Maasing dan Kel.Tumumpa 1 dan Tumumpa 2 yang  membawa senjata tajam dan diperkirakan akan melakukan aksi kekerasan terhadap warga lain terkait dg sering terjadinya pertikaian antar kelompok warga di wilayah itu
Razia ini dipimpin langsung oleh Dandim 1309/Manado Letkol Kav Dino Martino dan Kapolresta Manado Kombespol Sunarto SH.

Giat dibagi dalam dua kelompok masing-masing melakukan penyisiran di :
Kelompok 1, sasaran Kel.Maasing dipimpin Kapolsek Singkil, Iptu Saleh.
Kelompok 2, sasaran Kel.Tumumpa I dan II, dipimpin Danramil 1309-01 STB , Kapten Inf Samudji.
Hasil Razia kali ini tidak ditemukan warga yang membawa sajam atau kelompok yang akan melakukan aksi kekerasan karena di duga info razia ini telah bocor, Pukul 22:00 Wita giat selesai dengan tertib dan aman.

Peliput : Mudatsir
Editor   : Syahriani Wahab
komentar | | Read More...

Mahkamah Partai Golkar Putuskan Ical Kalah

Jakarta (MSN) - Sidang putusan Mahkamah Partai Golkar telah dibacakan pimpinan sidang yang diketuai Muladi. Hasilnya, kubu Agung Laksono memenangi pertarungan dengan kubu Aburizal Bakrie (Ical). Dengan demikian, kepengurusan Munas Ancol yang dianggap sah oleh Mahkamah Partai Golkar.

Muladi menjelaskan, bahwa Munas Ancol yang diselenggarakan kubu Agung Laksono dinilai demokratis ketimbang Munas Bali yang digelar Ical. Karena itu pihaknya memenangkan kubu Agung.

Namun demikian, putusan Mahkamah Partai Golkar menegaskan, bahwa pihak yang memenangkan sengketa harus mengakomodir yang kalah.

"Mengabulkan permohonan Agung dengan kewajiban mengakomodir Munas Bali dengan memenuhi kriteria, prestasi, dedikasi, loyalitas dan tak tercela," kata Muladi saat membacakan putusan di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Selasa (3/3).

Mendengar putusannya dimenangkan majelis, kubu Agung pun bersorak sorai kesenangan. Bahkan mereka tak henti-hentinya memeluk dan memberi ucapan selamat kepada Agung Laksono.

Kubu Ical yang diwakili oleh Fadel Muhammad pun memberikan ucapan selamat kepada Agung. Tidak terjadi keributan pasca putusan Mahkamah Partai Golkar yang dimenangkan oleh kubu Agung ini.

Sidang dimulai sejak Pukul 17.00 WIB. Kubu Aburizal Bakrie (Ical) dihadiri oleh Aziz Syamsuddin, Theo L Sambuaga dan Fadel Muhammad. Sementara Ical, Nurdin Halid dan Idrus Marham belum tampak hadir hingga Pukul 17.30 WIB.

Sementara dari kubu Agung Laksono langsung dihadiri oleh Agung sendiri dan Priyo Budi Santoso. Leo Nababan dan Zainuddin Amali juga ikut hadir dalam sidang tersebut.

Sumber : Merdeka.com
Editor : Jendri Frans Mamahit
komentar | | Read More...

Lindungi Bawahannya, Walikota GSVL Siapkan Bantuan Hukum

Solidaritas yang ditunjukkan sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) khususnya di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Manado, Senin (2/3/2015) pagi tadi, yang meminta pemerintah Kota Manado untuk memberikan bantuan hukum kepada rekan-rekan yang diduga terlibat kasus hukum.
Wali Kota Manado DR GS Vicky Lumentut saat menanggapi keluhan para PNS ini mengatakan penangguhan hukuman, itu urusan Kejaksaan dan Pengadilan dan bukan kewenangan Wali Kota. Pemkot hanya bisa mendampingi para PNS yang saat ini sedang menjalani proses hukum dengan menyediakan penasehat hukum, Pemkot Manado melalui Bagian Hukum akan menyiapkan pengacara untuk mendampingi mereka.
”Untuk memberikan penangguhan hukuman itu kewenangan Kejaksaan dan Pengadilan bukan kewenangan Wali Kota, berikan kesempatan kepada penegak hukum untuk melakukan proses karena itu sudah jalan. Pemkot Manado melalui bagian Hukum untuk menyiapkan tenaga pengacara untuk mendampingi mereka, kalau nanti pada proses pengajuan penangguhan diterima saya kira itu disyukuri. Tetapi kalau tidak, kita harus siap menerima karena itu kewenangan penegak hukum dan proses hukum telah berjalan,” ucap GSV Lumentut.
Lanjutkan GSVL sapaan akarab Lumentut, terkait dengan adanya tindakan kriminalisasi kepada beberapa PNS yang saat ini menjalani proses hukum. Menurut GSVL, Penegak hukum baik itu Kepolisian, Jaksa, dalam menetapkan seseorang menjadi tersangka dan harus ditahan.
”Setahu saya penegak hukum baik itu polisi, jaksa, untuk menetapkan seseorang menjadi tersangka dan harus ditahan, mereka pasti memiliki minimal dua bukti untuk mengambil keputusan tersebut. Jadi ada dasarnya dan tidak sesuka hati mereka, untuk saya sampaikan kepada para rekan-rekan PU agar mengikuti perkembangannya dan jangan langsung terpengaruh dengan mengatakan itu kriminalisasi, kita tidak berbuat dan di jadikan tersangka. Berikan ruang bagi aparat hukum untuk menguji,” tandas Walikota GSVL.
Editor : Jendri Frans Mamahit
komentar | | Read More...

Sualang : Kami Mencari Kader Terbaik dan Loyal Pada Partai

Membuka secara resmi kegiatan Musyawarah Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Manado, Senin (2/3/2015), Olly Dondokambey, bertempat di Lion Hotel Kota Manado, Olly Dondokembey mengapresiasi pengurus PAC PDIP Manado yang sukses melaksanakan kegiatan tersebut.
Sementara itu, Richard Sualang, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Manado kepada wartawan mengatakan bahwa tujuan pelaksanaan Musyawarah Cabang PDI Perjuangan Manado yaitu untuk, menjaring dan memilih bakal calon PAC yang dinilai punya kemampuan terbaik dan loyalitas tinggi dalam rangka memperkuat Partai untuk mewujudkan cita-cita ideologi partai.
Musyawarah ini, untuk menjaring dan memilih Partai pada tingkatan PAC. Nantinya, kader-kader yang akan terpilih adalah kader yang dinilai memiliki kemampuan terbaik dan loyal kepada partai. – Richard Sualang, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Manado.
Sualang juga, mengapresiasi para kader PDIP Kota Manado yang begitu antusias dalam pelaksanaan kegiatan Musyawarah Cabang ini. ”Ini bentuk loyalitas kader PDIP Manado, untuk membangun dan memperkuat partai dalam mewujukan cita-cita partai. Saya apresiasi,” ungkap Sualang yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Manado kepada Suluttoday.com, Selasa (3/3/2015). 
Editor : Jendri Frans Mamahit
komentar | | Read More...

Bahas Permaslahan Kantibmas Camat,Kepolisian Dan Warga Maasing Adakan Pertemuan.

Manado (MSN) - Pada hari senin tgl 02 Maret 2015 pukul 16.00 wita bertempat Kel Maasing Lk II Kec Tuminting Kota Mdo, telah berlangsung pertemuan masyarakat Kel Maasing Toga,tomas bersama tripika Kec Tuminting dalam rangka pembahasan tentang permasalahan kantibmas yg terjadi akhir-akhir ini diwilayah tersebut.

Yang turut hadir dalam pertemuan ini :
1.Wely Muhede MM,Mpd. selaku camat,
2.Kapolsek Tuminting yg diwakili oleh Ipda R.M.Panjaitan Kanit patroli,
Lurah Maasing M.Windu Suhartomo S,IP,
3.Drs H. Hasan Arwah, Bpk Rudy Kopiah SH.
Adapun sambutan Bapak Camat Tuminting pada pertemuan tsb:
1. Masalah tawuran antar kelompok pemuda yang terjadi beberapa hari lalu yang telah mengakibatkan salah seorang pemuda yang menjadi korban terkenak panah wayer.
2. Akan dilaksanakan pro Kambling
3. Menghimbau kpd masyarakat saling menahan diri dgn tidak terpancing dengan isu-isu yang belum tentu benar.
4. Marilah kita bersama-sama menjaga Kota ini menjadi Kota Damai tanpa ada perkelahian.
Sambutan dari pihak kepolisian :
1.Dihimbau kepada masyarakat apabila ada kejadian atau indikasi perkelahian maupun tindakan anarkis agar segerak melaporkan kejadian.
2.Pihak kepolisian siap membantu kepada pemerintah dan kami tidak memandang bulu apabila pertikaian ini terjadi lagi maka kami akan melakukan penangkapan terhadap kelompok pemuda yang ikut dalam pertikaian.
dalam pertemuan tersebutb diadakan sesi tanya jawab dengan pihak masyarakat yang diwakili oleh Bpk Rudy Kopiah yang intinya:
A.Menekankan kepada pihak kepolisian agar menindak tegas para pelaku tawuran yang tertangkap tangan membawa panah wayer dan sajam dalam melakukan penyerangan.
B.Agar pihak kepolisian tidak memberikan dispensasi (penangguhan) terhadap pelaku yg tertangkap tangan membawa panah wayer dan sajam pada saat terjadi tawuran.
C.Menghimbau kpd Bpk Camat dan lurah agar dipercepat program tambatan perahu diboulivard maasing karena masyarakat maasing diancam oleh masyarakat tumumpa agar tidak menaruh perahunya ditambatan perahu yg ada di Kel Tumumpa.
Pukul 17.30 wit giat pertemuan selesai demikian dilapkan.

Peliput : Mudatsir
Editor.  : Syahriani Wahab
komentar | | Read More...

Gara Gara 'Mabuk Berat' Petugas LLAJ ini Tertidur Ketika Sedang Bertugas

Penulis : manadosatu redaksi on Selasa, 03 Maret 2015 | 16.03

Selasa, 03 Maret 2015

Petugas LLAJ  Mabuk Berat saat Bertugas  (Foto:Manadosatunews.com)
Manado (MSN) - Seorang Petugas LLAJ seharusnya harus selalu dalam keadaan siaga disaat bertugas selain mengawasi juga melakukan penataan transportasi dan keadaan lalu lintas merekapun seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat sebagai Aparatur Sipil Negara.

Beda halnya yang terjadi dengan seorang petugas LLAJ yang tertidur disaat melaksanakan tugasnya bertempat di sebelah gereja torsina Kec.Tuminting,menurut pengakuan saksi mata yaitu penjual bakso yang sedang beraktifitas di tempat kejadian " ini sangat meresahkan selain sudah memberi contoh yang tidak baik bagi warga setempat karena setelah di ketahui bahwa petugas tersebut dalam keadaan Mabuk Berat.

Peliput : Mudassir
Editor  : Syahriani Wahab




komentar | | Read More...

Bukan Sekedar Muda dan Cerdas, COO Media Online inipun Menjadi Sosok yang Menginspirasi

Jendri Frans Mamahit
Manado (MSN) - Seorang Pemimpin adalah salah satu contoh nyata yang bisa mengispirasi orang – orang disekitarnya jika Ia berperan dengan baik dalam kepemimpinannya. selain itu juga dia harus memiliki Great Pesonality,skill serta integrasi juga sikap peduli dan penuh tanggungjawab,Amanah serta Adil Dalam memimpin.

Pada Edisi Minggu ini MSN menghadirkan sosok pemuda yang bernama lengkap Jendri Frans Mamahit kelahiran Ratatotok 14 Januari 1990 sebagai sosok yang Inspiratif, lelaki yang baru saja genap 25 tahun pada 1 bulan yang lalu memiliki segudang kesibukan sebagai seorang COO di Media online. bukan hanya itu pemuda inipun mememang banyak Amanah di beberapa organisasi diantaranya menjabat sebagai Koordinator God Bless Youth milik Walikota Manado juga sebagai Ketua KNPI kecamatan Tikala kota Manado.

Pimpinan Redaksi Manadosatunews.com yang akrab di sapa  "Jendri" ini benar benar mampu menginspirasi para muda mudi yang kebanyakan hanya sibuk dengan hura hura pada usia mudanya,tapi sosok Jendri menjadi bukti bahwa yang muda pun mampu untuk berkarya,cerdas dalam pengetahuan,dan sukses dalam bidang yang di geluti,malah dalam usia mudanya Jendri sudah punya banyak rencana untuk memenuhi keinginannya menjadi seorang pengusaha yang akan segera dia realisasikan di tahun ini "jangan hanya punya rencana yang besar tapi actionnya juga harus ada serta doa" ujar Jendri salah satu finalis Kompetisi I'am President tahun 2013 ini ,seklipun tidak memiliki titel sebagai seorang sarjana namun Jendri pun menganggap bahwa pendidikan itu penting entah dimana dan dari siapapun kita mendapatkannya,aplikasikanlah sesegera mungkin.

"Dengan sikap yang benar, semua pengalaman positif maupun negatif, akan menjadi pelajaran berharga yang akan membuat kita semakin berkembang di kemudian hari," Tutur Jendri dengan penuh semangat.

Majulah Terus Pemuda Pemudi Indonesia Tunjukan Karyamu  jadilah sosok yang inspiratif lakukanlah hal hal yang positif untuk kejayaan Indonesia sebagai penerima tongkat estafet juga penerus perjuangan bangsa. Kutipan dari Ir.Soekarno  "Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia".



Editor : Syahriani Wahab



komentar | | Read More...

Wujudkan Kecamatan Bebas Tarkam, Muspika Tuminting Rapatkan Barisan

Pertemuan Muspika Tuminting (foto:Manadosatunews.com)
Manado (MSN) - Pada hari senin tgl 02 Maret 2015 pukul 16.00 wita bertempat Kel Maasing Lk II Kec Tuminting Kota Mdo, telah berlangsung pertemuan masyarakat Kel Maasing Toga,tomas bersama tripika Kec Tuminting dalam rangka pembahasan tentang permasalahan kantibmas yg terjadi akhir-akhir ini diwilayah tersebut.

Yang turut hadir dalam pertemuan ini : 1.Wely Muhede MM,Mpd. selaku camat, 2.Kapolsek Tuminting yg diwakili oleh Ipda R.M.Panjaitan Kanit patroli, Lurah Maasing M.Windu Suhartomo S,IP, 3.Drs H. Hasan Arwah, Bpk Rudy Kopiah SH.
Adapun sambutan Bapak Camat Tuminting pada pertemuan tsb: 1. Masalah tawuran antar kelompok pemuda yang terjadi beberapa hari lalu yang telah mengakibatkan salah seorang pemuda yang menjadi korban terkenak panah wayer. 2. Akan dilaksanakan pro Kambling 3. Menghimbau kpd masyarakat saling menahan diri dgn tidak terpancing dengan isu-isu yang belum tentu benar. 4. Marilah kita bersama-sama menjaga Kota ini menjadi Kota Damai tanpa ada perkelahian.

Sambutan dari pihak kepolisian : 1.Dihimbau kepada masyarakat apabila ada kejadian atau indikasi perkelahian maupun tindakan anarkis agar segerak melaporkan kejadian. 2.Pihak kepolisian siap membantu kepada pemerintah dan kami tidak memandang bulu apabila pertikaian ini terjadi lagi maka kami akan melakukan penangkapan terhadap kelompok pemuda yang ikut dalam pertikaian.

Dalam pertemuan tersebut diadakan sesi tanya jawab dengan pihak masyarakat yang diwakili oleh Bpk Rudy Kopiah yang intinya:
A.Menekankan kepada pihak kepolisian agar menindak tegas para pelaku tawuran yang tertangkap tangan membawa panah wayer dan sajam dalam melakukan penyerangan.
B.Agar pihak kepolisian tidak memberikan dispensasi (penangguhan) terhadap pelaku yg tertangkap tangan membawa panah wayer dan sajam pada saat terjadi tawuran.
C.Menghimbau kpd Bpk Camat dan lurah agar dipercepat program tambatan perahu diboulivard maasing karena masyarakat maasing diancam oleh masyarakat tumumpa agar tidak menaruh perahunya ditambatan perahu yg ada di Kel Tumumpa. Pukul 17.30 wit.

Peliput : Mudatsir
Editor. : Syahriani Wahab
komentar | | Read More...

Boyong Emas, Kontingen Kateda Sulut Membanggakan

Jakarta (MSN) - Meski tidak mengantongi donator dari pihak-pihak terkait, namun perguruan Nihinja Sulut, sebuah olah raga bela diri aliran Kateda yang diboyong ke Jakarta oleh pelatih kepala Ronald Jacob didampingi maha guru Lodi Hendrij, Master V Billy Kembau dan Master V Coan Lonteng untuk mengikuti Kerjunas, tidak sia-sia.
Ini suatu kebanggaan warga Bumi Nyiur Melambai, 5 atlit terbaik Kateda Sulut sukses gemilang dengan membawa 4 medali dalam Kejurnas selama hari (2 Februari-1 Maret) di Pedepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesi Indah, Jakarta.
masing-masing 1 emas kelas 40 kg remaja putri berhasil diraih Kartika Loteng, 1 perak kelas pemula putra disabet Owen Tiwa, 1 perunggu kelas 60 kg putri direbut Anggelina Tampaguma dan 1 perunggu kelas 44 kg remaja putri berhasil diboyong Stela Rantung
“Ini kali pertama kami Nihinja, Perguruan Kateda di Sulut sebagai peserta di Kejurnas. Harapan hanya bisa memboyong 1 medali tapi ternyata bisa lebih.’’ Kata Master Billy Kembau.
Dirinya mengakui, Nihinja Sulut masih serba terbatas. Namun di tengah keterbatasan itu mereka berupaya memberikan yang terbaik demi harumnya nama Sulut. Semoga hasil yang didapat ini, menurut Kembau bisa memberi motivasi teman-teman atlit Kateda lainnya di Sulut bisa giat berlatih agar mampu berprestasi lagi. “Karena target kami bisa mengikuti lagi PON, Sea Games ataupun Olimpiade.’’ Pungkas pria berkacamata minus ini. 
Editor : Jendri Frans Mamahit
komentar | | Read More...

Hari Ini Hut Permesta, Ini Kisahnya (Selesai)

Manado (MSN) - Pada tahun 1960 Pihak Permesta Menyatakan kesediaanya, untuk berunding dengan Pemerintah Pusat. Perundingan pun dilangsungkan Permesta diwakili oleh Panglima Besar Angkatan Perang Permesta, Mayor Jenderal Alex Evert Kawilarang. serta Pemerintah Pusat diwakili oleh Kepala Staf Angkatan Darat Nicolas Bondan. dari perundingan tersebut tercapai sebuah kesepakatan yaitu: bahwa pasukan Permesta akan membantu pihak TNI untuk bersama-sama menghadapi pihak Komunis di Jawa. 

Pada tahun 1961 Pemerintah Pusat melalui Keppres 322/1961. memberi Amnesti dan Abolisi Bagi siapa saja yang terlibat PRRI dan Permesta. tapi bukan untuk itu saja bagi anggota DI/TII baik, di Jawa Barat, Aceh, Jawa Tengah, Kalimntan Selatan dan Sulawesi Selatan Juga berhak Menerimanya. Sesudah keluar keputusan itu, be ramai-ramai banyak anggota Permesta yang keluar dari hutan-hutan Untuk mendapatkan Amnesti dan Abolisi. Seperti Kolonel D.J. Somba, Mayor Jenderal A.E. Kawilarang, Kolonel Dolf Runturambi, Kolonel Petit Muharto Kartodirdjo, dan Kolonel Ventje Sumual beserta pasukannya menjadi kelompok paling akhir yang keluar dari hutan hutan. untuk mendapatkan Amnesti dan Abolisi. dan pada tahun itu pula permesta dinyatakan bubar.

Sumber : Wikipedia
Editor : Jendri Frans Mamahit
komentar | | Read More...
 
Company Info | Hubungi Kami | Kode Etik | Term of use | Widget | Pasang Iklan | Site map
Copyright © 2013. ManadoSatuNews.com . All Rights Reserved.
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger